Kisah ini belum lama terjadi yang
menceritakan tentang seorang ibu yang berada di tinggal wilayah Khasmir. Ibu
ini memiliki anak perempuan yang memiliki penyakit tulang. Si Ibu selalu berdoa
kepada Allah SWT sambil beristighfar. Pasalnya dia sudah membawa anaknya ke
dokter di sekitar wilayahnya namun tidak mendapatkan hasil.
Mereka
hanya berkata bahwa hanya ada satu dokter yang mampu menangani penyakit ini.
Dokter tersebut seorang Muslim ahli spesialis tulang, namun sayangnya ia
tinggal sangat jauh yakni di India.
Sang
Ibu mengetahui jika dirinya tidak memiliki kemampuan untuk pergi ke India
membeli tiket pesawat, makan selama di sana dan biaya berobatnya. Maka ibu ini
hanya memperbanyak doa dan Istighfar.
Ringkas
cerita, dokter yang dimaksud keluar dari India untuk mengisi sebuah acara dan
melewati wilayah Khasmir. Tiba-tiba pilotnya bilang tidak bisa terbang karena
ada hujan badai dan harus turun di wilayah ini. Setelah turun tiba-tiba si
dokter berkata, “Saya harus menghadiri seminar, berapa jauh lagi wilayah ini
dari tempat tujuan?” Ternyata waktu yang dibutuhkan untuk sampai sekitar empat
jam, sehingga sang dokter memilih untuk menyewa mobil karena waktu untuk
seminar sekitar enam jam lagi.
Akhirnya
ia meninggalkan Bandara untuk menuju lokasi seminar. Namun sayang, baru
sebentar meninggalkan bandara hujan semakin lebat sehingga supir tidak bisa
melanjutkan perjalanan. Karena jika dipaksakan maka mereka akan menghadapi
badai.
Akhirnya
dokter menyetujui untuk beristirahat dengan mendatangi rumah penduduk setempat.
Rumah tersebut tampak tua yang terbuat dari kayu yang reot. Lalu dokternya
mengetuk pintu, mengucapkan salam dan meminta bantuan agar sang pemilik rumah
memberikan tumpangan.
Lalu sang dokter masuk dan si ibu mengambilkan minuman.
Ketika sang dokter berada di ruang tamu, anak si ibu ini menangis kesakitan
dikamar.
“Kenapa anak ibu menangis,” tanya dokter.
“Sakit tulang,” jawab sang ibu.
“Kenapa tidak dibawa ke dokter?”
”Sudah, tapi kata dokter mereka tidak bisa menyembuhkan.
Yang bisa menyembuhkan hanya dokter yang bernama si Fulan.”
Dokter
tersebut lalu berkata “Segala puji bagi Allah yang mendatangkan saya ke rumah
ibu. Saya ini dokter yang ibu maksud”.
Allah
SWT datangkan dokter tersebut ke rumahnya justru hanya dengan Istighfar, tanpa
biaya dan gratis.
Sumber:
0 komentar:
Posting Komentar